LAGI PROBATION: KERJA NYARI APA SIH, kerja itu bukan soal jabatan yang di capai melainkan apa yang kita kejar

Kreator Konten dan Praktisi HR Samuel Ray: Kerja Bukan Cuma Soal Jabatan, tapi Apa yang Kita Kejar
Film Lagi Probation tayang mulai 12 November 2026 di bioskop

Jakarta, 26 Oktober 2026 — Kreator konten dan praktisi HR, Samuel Ray membagikan pengalamannya dalam meniti karier hingga saat ini. Bertemu dengan banyak calon kandidat pekerja dan kerap membagikan ilmu serta pengalamannya di media sosial, membuat Sam tersadar banyak para pekerja muda dilanda kecemasan. Kecemasan tersebut terjadi karena terkadang ditemukan bahwa mereka merasa galau dengan pekerjaan pertama yang tak sesuai. Atau bahkan mereka harus menjalani masa percobaan (probation) demi percobaan. Pengalamannya itu pun ia tuangkan dalam buku Lagi Probation, yang kini juga diadaptasi ke dalam film layar lebar produksi BASE Entertainment berjudul Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?. “Saya tidak pernah menyangka bisa sampai ada di titik ini. Membayangkan pun tidak berani, karena saya tahu banyak yang saya tulis juga ada keterbatasannya sebagai HR Manager. Tidak semua ilmu HR saya tahu. Jadi saya membagikan apa yang saya tahu,” kata Samuel Ray. Namun, justru dari perjalanan tersebut membuat Sam tersadar, bahwa pekerjaan pertama memang tak menjadi penentu nilai diri. Dan ia berefleksi, apa pun yang bisa
dicoba, jangan takut untuk mencobanya. Sam pun demikian, dari berkarier sebagai pekerja kantoran, lalu menjadi penulis, kreator konten, lalu kini bukunya diadaptasi ke film. “Saya 11 tahun (bekerja di) korporat, sebelum akhirnya resign. Dulu waktu awal mulai, kerja di bank Jepang. Ya akhirnya, along the years, menyadari bahwa kerja itu mengejar sesuatu. Setiap musim hidup pasti ada bedanya. Usia 20-an mengejar prestise, title di kartu nama. Kalau sudah manajer, beda rasanya kalau ngasih kartu nama. Tapi sekarang mungkin sudah masuk 30-an akhir, ngejar balance. Balance dan aktualisasi diri,” cerita Sam. Film Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? merefleksikan nilai-nilai yang ditulis Sam di bukunya. Mulai dari persaingan di dunia kerja, nilai-nilai pantang menyerah, dan potret realita kehidupan warga Jakarta dalam mencari kerja. “Bukunya banyak berbicara tentang kerja keras dan pantang menyerah. Masa probation itu kan kalau kita anggap dalam karier itu tiga bulan yang serba tidak pasti. Apa pun bisa terjadi. Bisa lulus probation, bisa tidak lulus, bisa pindah ke tempat lain. Film ini adalah perjuangan teman teman pekerja dan pencari kerja,” ujar Sam. “Salah satu yang juga bisa kita refleksikan adalah bagaimana kita harus coba aja terus,” tambah Sam. Disutradarai oleh Archie Hekagery, Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih? diproduseri oleh Shanty Harmayn dan Aoura Lovenson Chandra. Film ini dibintangi oleh Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah. Ikuti perkembangan terbaru film Lagi Probation di akun Instagram @filmlagiprobation dan @base.id. Tonton filmnya di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
***
Tentang BASE Entertainment
BASE Entertainment adalah studio produksi terkemuka di Asia Tenggara dengan kantor di Indonesia dan Singapura, didirikan oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, Tanya Yuson, dan Ben Soebiakto. Spesialis dalam produksi film dan serial berkualitas tinggi untuk penonton global, studio ini berkolaborasi dengan talenta-talenta kreatif terbaik untuk menghadirkan cerita dari Asia ke dunia, termasuk Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) karya Joko Anwar yang tayang perdana di 2020 Sundance Film Festival dan membawa piala terbanyak di Festival Film Indonesia di tahun yang sama, Gadis Kretek (Cigarette Girl) serial orisinal Indonesia Netflix pertama yang masuk ke daftar Top 10 Global Netflix, serial animasi orisinal Netflix Asia Tenggara pertama Trese, serta Petualangan
Sherina 2 (Sherina’s Adventure 2) yang memecahkan rekor box office di Indonesia. Di tahun ini, film animasi keluarga Garuda Di Dadaku (Garuda: Dare to Dream), yang dirilis pada Juni 2026, meraih Gryphon Award – Best Film (Elements +6) serta LETE Special Award di Giffoni Film Festival ke-56 di Italia. Film horor Paket Santet, yang dirilis pada Agustus 2026 di bioskop Indonesia, juga memperluas jangkauannya ke pasar internasional dan akan tayang di Rusia, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Dengan komitmen kuat pada inovasi cerita, BASE Entertainment terus mengembangkan produksi-produksi berkualitas yang menjembatani narasi regional dengan daya tarik global.
***
Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang

A LITTLE WHITE LIE, Reuni Sd Di Hotel mewah berujung skandal viral, rebranding serta rahasia surat yang mengubah segalanya

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini