ANDIEN, Rilis Video Musik Naksir
Jakarta, 21 Oktober 2026 -- Andien Rilis Video Musik “Naksir”: Hadirkan 13 Muse dalam Konsep Casting Nyentrik dan Fashion Editorial yang Playful Penyanyi Andien kembali menghadirkan eksplorasi kreatif terbarunya melalui video musik “Naksir”, salah satu lagu dari album studio kesembilannya, Sehidup Semusik, yang telah dirilis pada Juni 2026. Video musik yang resmi tayang pada 21 Oktober 2026 melalui kanal YouTube AndienAisyah ini menghadirkan konsep visual yang tidak biasa, memadukan dunia musik, fashion, dan deretan karakter unik dalam sebuah cerita yang penuh kejutan. Diciptakan oleh trio musisi Laleilmanino, “Naksir” merupakan lagu yang menangkap perasaan ketika seseorang mulai tertarik dan jatuh hati. Nuansa yang ringan, menyenangkan, dan playful dalam lagu ini kemudian diterjemahkan Andien ke dalam pendekatan visual yang segar, jauh dari formula video musik romantis pada umumnya. Berangkat dari proses brainstorming antara Andien dan Adi Johan, video musik “Naksir” dikemas dalam konsep casting fiktif untuk mencari sosok yang tepat menjadi muse bagi album Sehidup Semusik. Satu per satu kandidat hadir membawa karakter dan persona masing-masing, sebelum akhirnya dunia casting tersebut berkembang menjadi sebuah fashion editorial yang mengeksplorasi ekspresi, gerak, dan keunikan setiap individu. Menariknya, video musik ini menghadirkan 13 muse dari berbagai latar belakang dan generasi, di antaranya Laleilmanino, Ka Kev, Adrian Maulana, Wijaya 80, Amink, Bertrand Antolin, Basboi, Adrian Khalif, Ario Bayu, Ario Wahab, Roni Parulian, Dion Wiyoko, serta Ippe, suami Andien sendiri. Setiap muse hadir bukan sekadar sebagai pengisi adegan, melainkan menjadi bagian dari semesta visual yang dibangun Andien. Keberagaman karakter, kostum, dan ekspresi dalam video ini menciptakan pertemuan antara musik dan fashion yang terasa dinamis, eksentrik, sekaligus penuh humor. Di balik pendekatannya yang playful, Andien juga ingin menyampaikan pesan tentang keberagaman karakter, kebebasan berekspresi dalam berkesenian, serta semangat kolaborasi lintas generasi. “Buat aku, salah satu hal paling menyenangkan dari berkarya adalah ketika kita bisa bermain dengan imajinasi. Aku ingin Naksir menjadi ruang untuk merayakan keberagaman karakter dan ekspresi. Ada begitu banyak sosok dari latar belakang dan generasi yang berbeda, dengan keunikan masing-masing. Tapi justru ketika dipertemukan, semuanya bisa menciptakan sesuatu yang seru dan harmonis. Menurutku, itu salah satu keindahan dari berkesenian,” ungkap Andien.Video musik ini disutradarai oleh Adi Johan, sekaligus menandai debut pertamanya sebagai sutradara. Adi sendiri bukan sosok baru dalam perjalanan kreatif Andien. Setelah beberapa waktu terlibat sebagai creative director, keduanya kini kembali berkolaborasi, dengan Andien turut terlibat langsung dalam pengembangan konsep dan proses kreatif video musik ini. Bagi Andien, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari semangatnya untuk terus memberikan ruang bagi para kreator dan talenta di sekitarnya untuk berkembang. Kepercayaan yang diberikan kepada Adi untuk menyutradarai “Naksir” menjadi salah satu wujud dari semangat tersebut. Aku percaya setiap orang punya potensi yang bisa terus berkembang kalau diberikan ruang dan kepercayaan. Aku dan Adi sudah cukup lama bekerja bersama secara kreatif, dan aku melihat banyak sekali ie menarik yang dia punya. Jadi rasanya menyenangkan sekali bisa mendukung langkah barunya sebagai sutradara. Aku juga percaya proses berkarya itu seharusnya menjadi ruang untuk sama-sama bertumbuh, saling belajar, dan mencoba hal-hal baru,” ujar Andien. Lebih jauh, konsep casting dalam video musik ini juga menjadi bagian dari rangkaian kampanye kreatif yang dilakukan Andien menjelang perilisan. Melalui berbagai materi teaser di media sosial, Andien mengajak audiens memasuki semesta “Naksir” dan menebak siapa saja sosok yang akan muncul dalam video musik tersebut. Melalui “Naksir”, Andien kembali menunjukkan semangat eksplorasinya setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri musik Indonesia. Video musik ini sekaligus memperluas semesta Sehidup Semusik, sebuah album yang tidak hanya menawarkan keberagaman musikal, tetapi juga merayakan kolaborasi, individualitas, dan kebebasan untuk terus bereksperimen dalam berkarya. Video musik “Naksir” telah dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi AndienAisyah sejak 21 Oktober 2026.
TENTANG ANDIEN
Andien merupakan salah satu musisi Indonesia yang dikenal melalui karakter vokal yang khas serta eksplorasi musikal yang melintasi berbagai genre. Memulai karier pada tahun 2000, Andien telah menapaki perjalanan lebih dari 25 tahun di industri musik Indonesia. Sepanjang perjalanan tersebut, ia terus mengembangkan musikalitasnya melalui berbagai karya dan kolaborasi lintas genre dan generasi, tanpa meninggalkan identitas artistiknya. Tahun 2025 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Andien. Ia merayakan 25 tahun berkarya melalui konser tunggal Suarasmara, sebuah perayaan yang merangkum perjalanan musikal, karakter, dan ekspresi artistiknya. Pada tahun yang sama, Andien juga menuntaskan peluncuran katalog digitalnya, termasuk perilisan ulang album Kirana dan #ANDIEN, sebagai bagian dari upaya menghadirkan kembali perjalanan karyanya kepada pendengar. Perjalanan musikal Andien berlanjut melalui album studio kesembilannya, Sehidup Semusik, yang dirilis pada Juni 2026. Album ini menjadi ruang bagi Andien untuk terus mengeksplorasi warna musik, merangkul kolaborasi, dan memperluas cara berkomunikasi dengan pendengar dari berbagai generasi. Di luar dunia musik, Andien juga dikenal aktif menggunakan platform media sosialnya untuk mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kesehariannya. Mulai dari gaya personal dan wastra Nusantara, gaya hidup sehat, hingga kesehatan mental dan keberlanjutan sosial serta lingkungan, Andien memanfaatkan ruang yang dimilikinya untuk mendorong percakapan yang bermakna dan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu tersebut.
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram: @andien
TikTok: @andienaisyah
YouTube: Andien Aisyah
Spotify: Andien Aisyah

Komentar
Posting Komentar