Film GJLS: Berapi-Api Baru Rilis Teaser Sudah Banyak Drama; Dari Kesurupan

Arya Saloka Sampai Berantem Dengan Barasuara

Jakarta, 9 September 2026 — Alih-alih meluncurkan promosi yang anggun dan tenteram

layaknya produksi sinema pada umumnya, film layar lebar kedua persembahan Amadeus

Sinemagna, GJLS: Berapi-Api, justru langsung disambut gelombang "kontroversi" yang

membongkar akal sehat publik sejak teaser trailer perdananya resmi mengudara.

Cuplikan awal tersebut memang sukses menggemparkan linimasa berkat kemunculan

nama-nama besar papan atas seperti Arya Saloka, Baim Wong, dan Chicco Jerikho. Namun,

sorotan penonton seketika terpecah tatkala menyadari bahwa kehadiran para bintang pujaan

tersebut ternyata hanya diwakili nama mereka belaka, sebuah langkah promosi berani yang

langsung memicu serangkaian drama kocak di luar layar lebar. Setelah perdebatan panas yang menguras kuota internet, Hifdzi bersama Rigen dan Rispo

akhirnya bertolak menyambangi markas Barasuara untuk menyampaikan permohonan maaf

resmi. Menariknya, proses rekonsiliasi antar-musisi dan komika ini ditandai dengan penyerahan

sebuah "buket risol", yang ironisnya sempat nyaris digasak sendiri oleh Hifdzi di tengah sesi

mediasi akibat didera rasa lapar.

Saksikan Misi Nyata Damkar di Layar Lebar

Rentetan prahara di dunia nyata ini hanyalah secuil gambaran dari kegilaan yang sesungguhnya.

Dalam GJLS: Berapi-Api, trio Rigen, Rispo, dan Hifdzi akan menguji nyali sebagai petugas

pemadam kebakaran (damkar) pemberani dalam balutan narasi baru yang jauh lebih segar,

menyentuh, sekaligus penuh aksi komedi spontan.

GJLS: Berapi-Api resmi meluncur di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026. Simak

terus pembaruan informasi dan drama berikutnya melalui akun Instagram resmi @sinemagna,

@gjlsberapiapi dan @gjlsentertainment.

SCTV Tower – Senayan City Lt 18, Jl. Asia Afrika Lot 19 – Jakarta 10270

Kesurupan Arwah Arya Saloka, Rigen Rakelna Terpaksa Diruqyah

Prahara pertama meletup ketika Rigen Rakelna mendadak berhalusinasi menjadi sosok Arya

Saloka. Puncaknya terjadi pada momentum promosi film terbaru sang aktor, Munafik: Melawan

Iblis, saat Rigen tiba-tiba nekat hadir menyambut penonton di tengah rangkaian agenda cinema

visit.

Melihat tingkah laku yang kian meresahkan dan membawa aura negatif, Arya Saloka yang

tengah mendalami perannya sebagai Ustadz Adam tanpa pikir panjang langsung mengambil

tindakan darurat spiritual: melakukan prosesi ruqyah di tempat guna mengusir arwah jahat yang

memperdaya raga Rigen. Kejadian tak lazim tersebut sontak viral dan mengukuhkan betapa

tingginya risiko psikis mencatut nama aktor berwibawa di proyek GJLS.

Konflik Internal Soundtrack: Ego Hifdzi Khoir dan Diplomasi Buket Risol Barasuara

Belum tuntas perkara mistis Arya Saloka, medan perang baru justru meletus di ranah musik.

Personel GJLS lainnya, Hifdzi Khoir, kedapatan berseteru sengit di media sosial dengan

kolaborator resmi pengisi official soundtrack, band Barasuara.

Pangkal masalah bermula usai sang vokalis, Iga Massardi, bertandang ke podcast GJLS dan

menyepakati penggarapan lagu orisinal khusus untuk film ini. Di luar dugaan, Hifdzi secara

sepihak melayangkan penolakan keras lantaran bersikeras menginginkan lagu ciptaannya

sendirilah yang berhak bertengger di jajaran soundtrack utama film.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini

A LITTLE WHITE LIE, Reuni Sd Di Hotel mewah berujung skandal viral, rebranding serta rahasia surat yang mengubah segalanya