MONSTER PABRIK RAMBUT, Genre Horor Fantasi dengan mengangkat kisah keresahan Jutaan pekerja tentang normalisasi lembur dalam bekerja

Film Monster Pabrik Rambut Menyajikan Horor Fantasi Retro dengan Pengalaman Sinematik yang Berbeda, Mengangkat Secara Jujur Keresahan Jutaan Pekerja Tentang Normalisasi Lembur Kurang Tidur 
Fam Monster Pabrik Rambut tayang mulai 4 Juni 2026 di bioskop Indonesia

Jakarta, 1 Juni 2026 -- Palari Films menggelar Press Screening dan Press Conference
MONSTER PABRIK RAMBUT A Film By Edwin
Berlokasi di Epicentrum XXI

Dihadiri Oleh
1. Edwin (Sutradara)
2. Meiske Taurisia (Produser)
3. Muhammad Zaidy (Produser)
4. Eka Kurniawan (Penulis)
5. Rachel Amanda
6. Lutesha
7. Iqbaal Ramadhan
8. Sal Priadi
9. Kev
10. Aryani Willems
film terbaru karya sutradara Edwin, Monster Pabrik Rambut, yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026 Dibintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi dan Kev, Monster Pabrik Rambut menghadirkan pengalaman horor fantasi retro dari latar pabrik rambut dan situasi para pekerjanya yang kurang tidur. Edwin menghadirkan sosok monster, yang turut menawarkan keberagaman genre horor di Indonesia. Situasi-situasi horor di film ini dibangun dari atmosfer pabrik rambut yang creepy, sosok Bos Maryati (Didik Nini Thowok) yang tersenyum manis namun eksploitatif, serta serangkaian kejadian janggal yang menimpa para pekerja mereka. Sebagai sutradara yang karya-karyanya telah diakui secara internasional dari berbagai festival dan ajang penghargaan, Edwin kembali membawa kebaruan dengan eksperimen visual dan eksplorasi cerita yang inovatif di Monster Pabrik Rambut. Di film ini, Edwin mengkritisi hustle culture yang justru diglorifikasi, dengan menghadirkan ketegangan horor yang berasal dari rutinitas kerja sehari-hari, bukan horor spiritual Film ini menyoroti realita bahwa kerja berlebihan juga bisa membawa pada situasi yang menyeramkan. Dengan mengangkat keresahan jutaan pekerja saat lembur dinormallisasi Monster Pabrik Rambut secara jujur meneriakkan jeritan yang sudah terlalu lama ditahan oleh para pekerja Indonesia. Eksplorasi Edwin di Monster Pabrik Rambut salah satunya ditunjukkan dengan pendekatan practical effect tanpa CGI, untuk menampilkan sisi retro yang ada di film ini. Menjadi sebuah tawaran yang segar dan berbeda di tengah lanskap film horor Indonesia saat ini. Edwin juga kembali bermain-main dengan fantasinya yang unik dan eksentrik dengan hadirnya sosok Monster di film ini, Bos Pabrik, Maryati, yang memanfaatkan persona misterius Didik Nini Thowok, serta kehadiran karakter Bona yang didesain mampu meregenerasi tubuhnya. Visualisasi yang tampak 'liar dan berani adalah sisi fantasi film Monster Pabrik Rambut, meneruskan visi sinematik dari filmografinya terdahulu. Lee Monster Pabrik Rambut din menghadirkan gagasan horor yang hadir dan nutritas keseharian para pekerja. Menggabungkannya dengan genre yang paling populer, menjadi sebuah pengalaman menonton horor vang berbeda Di Monster Pabrik Rambut, Edwin bermain dengan bentuk horor. Bukan dalam bentuk honor spertas, namun ternspirasi dari horor dan film retro Indonesia era 20-an dengan menciptaan ketegangan dari nuansa atmosferik dan banyak mengandalkan practical effect Ketegangan dan teror horor di Monster Pabrik Rambut tercipta dari shuni kita bekerja sehari-hari yang kita hadapi, tanpa harus bersinggungan dengan setan Ada bentuk lar yang menjadi sumber teroc" ujar sutradara Edwin Untuk menciptakan nuansa atmosferik horor fantastis retro di Monster Pabrik Rambut Edwin menggandeng desainer produkt Menfo Tantono. Pemenang Pals Ces 2004 untuk Penata Artist Terbaik Edwin dan Menfo menyulap Studio PFN mergadi sebuah patek rambut dengan kehadiran rambut all hingga sekitar dus truk, beserta merke proste mr praku, dan berbagai elemen yang ada di putarik embuti di dunia nyata Diprodusert csh Mese Tauria dan Muhammed Zaky Monster Pabrik Rambut tut menpadi ko produkai internasional lima negers Indonesia, Singapurs, Jepang Jerman, dan Pranots Fiêm is lehh đầu tayang perdana fworld prem Festhal 2026. Monster Patrik Rambut juga yang bertiga lectio fem internasional termasuk Brussels Fantastic Fan Festival Hong Kong senationd Filen Festive (HIOFF) 2026, dan yang akan datang Fantasis Fien Festhal 2008 di Montrest, Karods Keinginan Palari Fims membuat film horor adalah sebuah kebutuhan untuk mencoba menghasilkan karya baru, sambil memperkaya khasanah film horor Indonesia. Ide awal fam Monster Pabrik Rambut muncul saat Edwin datang dengan pernyataan bahwa sepertinys tempat kerja kita bisa lebih horor dibandingkan film horor itu sendiri. Kita semua pemah merasakan ini apapun bidang pekerjaan kita. Bagaimana bentuk Monster di tempat kerja kamu?" ujar produser Meiske Taurisla Rachel Amanda, yang memeranikan Putri, mengungkapkan Monster Pabrik Rambut membawa tema yang sangat dekat untuk kelas pekerja di segala Ini Fam ini meryadi re terhadap kondisi kerja yang belum ideal
Taing reiste dari film ve adalah kita para pekerja kan sering sekali lembur bankan Terkadang sampai harus mengorbankan beberapa hal di hidup kitar seperti waktu dengan keluarga atau waktu luang Cerita dan pars karakter fini memperlihatkan betapa hororya dunia kerja yang terkadang bahkan dinormalisasi. Sakit dianggap kerja keras, tapi apakah sistem kerjanya itu benar?" Ujar Rachel Amanda. Sementara Iqbaal Ramadhan, yang memerankan Bona, menyebutkan karakternya sangat unik dan imajinatif. Untuk menciptakan Bona, Iqbaal banıyak berdiskusi dengan Edwin.
  • Bona adalah karakter yang unik, ajaib, fantastis, dan aneh. Bentuknya berbeda tapi tetap punya keterkaitan yang penting dengan cerita yang diangkat di film ini. Monster Pabrik Rambut adalah horor retro fantastis yang keren dari Edwin, nikmati perjalanannya," ujar
  • Iqbaal
  • Bona juga menjadi simbol resistansi terhadap standar produktivitas gila-gilaan yang
  • dipaksakan oleh sebuah sistem kepada diri kita yang banyak terjadi saat ini dan banyak
  • dinormalisasi," tambah lqbaal.

Saksikan Monster Pabrik Rambut yang akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Dapatkan informasi terkini melalui akun Instagram @palarifilms atau

situs resmi palantilms.com


Sinopsis

PUTRI (Rachel Amanda) kehilangan İburya, yang mati setelah beberapa hari tak tidur karena bekerja siang dan malar. Menurut MARYATI (Didik Nini Thowokd, pernilk pabrik, ibunya mati buruh diri, Amalnya ia percaya, tapl DA (Luteshal, adikrya, mengatakan bahw bu mereka mati karena kesurupan. Untuk membuktikan mongannya, Ida memutuşkan untuk lembur, tak tidur berhari-harl, demi melihat sendiri sosok hitam yan erebut tubuh ibunya. BONA (abaal Ramadhan), adik bungsu mereka, memilki kemampuan spesial, la mamp meregenerasi: bagian tubuhnya. Sosok hitam. berhasl menyandera Bona. Mampukah Putri dan ida


Tentang  Palari Films

Palari Films adalah perusahaan produksi film yang didirikan pada tahun 2016 di Jakarta, dipimpin oleh produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Palari Flms menandal terobosan baru dalam perflman indonesia dengan memenangkan Golden Leopard, penghargaan tertinggi di Festival Füm Locamo ke-74 dengan film "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas"

Beberapa fim yang pernah diproduksi Palari Films adalah "Kabut Berdur" (Netflix Original Indonesia, 2024) mendapatkan 12 nominasi Piala Citra 2024 dan berhasil menduduki peringkat 2 dalam Daftar Global Netflix Top

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini

TAK KENAL MAKA TAARUF, Film yang menyampaikan banyak pesan moral bahwa mencari pasangan dengan cara di ridai Tuhan SWT