CERITA LILA, Lutesha menuturkan mendapatkan karakter Tari memberikan beban yang berat hingga menguras energi
Jakarta, 12 Juni 2026 -- MVP Pictures berkolaborasi dengan Legacy Pictures menggelar Press Screening dan Press Conference CERITA LILA
A Film By Bobby Prasetyo
Berlokasi di Epicentrum XXI
Dihadiri Oleh
• Amrit Punjabi (Produser)
• Bobby Prasetyo (Sutradara)
• Alphadullah (Penulis)
• Gea Rexy (Penulis)
• Myesha Lin
• Firzanah Alya
• Sarah Wijayanto
• Whani Dharmawan
• Wafda
• Shareefa Danish
• Lutesha
CERITA LILA
Bedasarkan kisah nyata Penelusuran Diary Sara Wijayanto
18 Juni 2026 di Bioskop. Lutesha menyebut film ini memberikan beban drama yang sangat berat hingga menguras energinya. Awalnya saya pikir, 'Oke film horor'. Terus pas saya baca skrip, saya lihat karakternya, saya baca ceritanya... Mas Bobby, kok emosional sekali ini? Drama banget. Dari situ aku udah aduh deg-degan takut banget nih," ungkap Lutesha. Karakter Tari digambarkan sebagai ibu yang tengah menghadapi berbagai badai hidup secara bersamaan. Lutesha harus menghidupkan sosok yang berjuang melawan kemiskinan, perceraian, hingga ancaman kehilangan hak asuh anak. "Bebannya Tari itu dia sibuk harus mencari duit, sekolahnya Nia gimana, hak asuhnya Nia gimana, biaya pengacara gimana. On top of that, on top of that, jadi kayak semuanya tertimbun," tutur Lutesha. Selama proses syuting, sutradara Bobby Prasetyo terus mendorong Lutesha untuk mempertahankan intensitas emosinya. Beberapa adegan bahkan harus diulang berkali-kali demi mendapatkan eskalasi perasaan yang tepat. Untuk reading emang kita selalu mengulang-ulang beberapa adegan dan Mas Bobby aku ingat banget ada satu kalimat kayak 'eskalasi emosi Te, jangan lupa, jangan sampai lepas'. Alhamdulillah ketika syuting ya jadi aja sih," ceritanya. Salah satu adegan yang paling membekas adalah saat karakternya kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Lutesha mengaku merasakan perasaan campur aduk yang sangat kuat antara ingin melindungi anak namun tidak berdaya. Enggak tahu kenapa, Tari itu tidak bisa mengendalikan dirinya. Kayak dia itu ingin sekali melindungi Nia, dia ingin hidup untuk anaknya, tapi dia enggak bisa ngapa-ngapain gitu. Emosinya emang langsung keluar aja pada saat itu," jelasnya. Meski secara mental cukup melelahkan, Lutesha merasa puas karena tim produksi sangat memperhatikan kesehatan para kru dan pemain. Ia bahkan mengaku ketagihan bekerja sama kembali dengan duet Bobby Prasetyo dan Amrit Punjabi. "Ketagihan, soalnya secara scene emang cukup sulit secara adegan teknis, tapi tidurnya cukup dan semuanya workflow-nya aman semua. Itu yang penting, syuting sehat!" tegas aktris yang akrab disapa Ute ini. Melalui film ini, Lutesha membuktikan kemampuannya dalam membawakan genre 'drahor' yang menyeimbangkan antara ketakutan fisik dan kesedihan batin. Ia berharap penonton dapat merasakan perjuangan Tari yang ia perankan. Selain itu
***
Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana

Komentar
Posting Komentar