SUAMIKU LUKAKU, banyak pesan moral yang bisa di petik dari film ini serta ajakan untuk memecahkan kesunyian dan Bilang STOP KDRT

Jelang Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 

27 Mei 2026, Film SUAMIKU LUKAKU Semakin Menegaskan Diri Bukan Sekadar Film, tapi Ajakan untuk Memecahkan Kesunyian

Ajak publik bersama-sama memecahkan kesunyian dan menyuarakan stop KDRT melalui kampanye gerakan #memecahkankesunyian


Jakarta, 21 Mei 2026 -- Sinemart berkolaborasi dengan TigerWong Entertainment mempersembahkan Press Screening dan Press Conference SUAMIKU LUKAKU

A Film Viva Westi

Berlokasi di Epicentrum XXI


Dihadiri oleh

• Sharad Sharan (Produser)

• David Suwarto (Produser)

• Viva Westi (Sutradara)

• Baim Wong

• Acha Septriasa

• Raline Shah

• Gusty Pratama

• Putri Ayudya


SUAMIKU LUKAKU

27 Mei 2026 di Bioskop. Menjelang penayangannya di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei

2026, film terbaru produksi SinemArt, SUAMIKU LUKAKU, menegaskan posisinya bukan hanya

sekadar sebuah film drama, tetapi juga sebuah gerakan sosial yang mengajak publik untuk lebih

peka terhadap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan dalam relasi, baik yang

terlihat secara fisik maupun non-fisik, yang meninggalkan luka yang terlihat maupun luka

emosional mendalam yang jarang sekali terlihat.

Selama rangkaian menuju penayangan film, SUAMIKU LUKAKU telah menghadirkan berbagai

kegiatan sebagai bentuk aksi nyata untuk membuka ruang percakapan mengenai isu yang

selama ini kerap dianggap tabu. Mulai dari Psychology Talkshow & Public Discussion, program

Goes to Campus, rangkaian “Nonton Duluan” di berbagai kota, hingga kampanye turun ke jalan

melalui gerakan #memecahkankesunyian di Car Free Day secara serentak di 5 kota besar

Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat utama film ini, yaitu

mengajak masyarakat untuk lebih berani melihat, mendengar, dan tidak lagi berpaling dari

kekerasan yang sering tersembunyi di balik citra keluarga harmonis.

“Film ini kami hadirkan bukan untuk menghakimi, tetapi untuk membangkitkan kesadaran. Banyak

korban kekerasan hidup dalam ketakutan dan merasa sendirian karena lingkungan di sekitarnya

memilih diam. Melalui SUAMIKU LUKAKU, kami ingin menyampaikan bahwa diam bukan lagi

jawaban. Ada cara untuk membantu, ada ruang untuk bersuara, dan ada harapan untuk bangkit.

Semoga film ini bisa membuka lebih banyak hati dan pikiran masyarakat agar semakin peduli

terhadap isu kekerasan dalam relasi,” ujar Executive Producer David Suwarto.

Disutradarai oleh Ssharad Sharaan dan Viva Westi, serta ditulis oleh Titien Wattimena dan Beta

Ingrid Ayu, SUAMIKU LUKAKU mengangkat kisah AMINA (Acha Septriasa), seorang ibu yang

hidup dalam ketakutan bersama IRFAN (Baim Wong), sosok motivator publik yang terlihat baik

di mata masyarakat namun penuh kekerasan di dalam rumah. Saat kondisi putri mereka, NADIA

(Azkya Mahira), memburuk, Amina mulai menghadapi pilihan terbesar dalam hidupnya: tetap

diam atau melawan demi masa depan dirinya dan anaknya.

Produser sekaligus sutradara Ssharad Sharaan mengatakan bahwa film ini dibangun dari

kenyataan yang selama ini sering disembunyikan oleh banyak orang. “Kami ingin memperlihatkan

bahwa kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk luka fisik. Ada kata-kata, tekanan, rasa takut,

dan kontrol yang perlahan menghancurkan seseorang dari dalam. Yang paling menyakitkan

sering kali justru terjadi ketika tidak ada seorang pun yang mau percaya atau mau mendengar.Karena itu, film ini bukan hanya tentang penderitaan Amina, tetapi tentang bagaimana keberanian

untuk bersuara bisa menjadi awal perubahan,” ujar Ssharad Sharaan.

Bagi Acha Septriasa, memerankan karakter Amina menjadi pengalaman yang membuka

pemahaman baru tentang kompleksitas korban kekerasan dalam relasi. “Amina membuat saya

memahami bahwa banyak korban sebenarnya sadar mereka terluka, tetapi mereka terjebak

dalam rasa takut, tekanan sosial, dan harapan bahwa semuanya akan berubah. Yang paling

penting dari karakter ini adalah bagaimana ia akhirnya memilih dirinya sendiri dan anaknya untuk

keluar dari lingkaran tersebut. Saya berharap penonton bisa ikut merasakan bahwa keberanian

sekecil apa pun tetap berarti,” ungkap Acha Septriasa.

Sementara itu, Baim Wong mengungkapkan bahwa karakter Irfan menjadi pengingat bahwa

pelaku kekerasan tidak selalu tampak buruk di depan publik. “Yang membuat karakter Irfan terasa

mengerikan justru karena dia terlihat normal, dihormati, bahkan dipercaya banyak orang. Itu yang

sering terjadi di dunia nyata. Kekerasan bisa tersembunyi di balik citra baik seseorang. Saya

berharap karakter ini bisa membuat penonton lebih sadar untuk tidak mudah menutup mata

terhadap apa yang mungkin terjadi di sekitar mereka,” ujar Baim Wong.

Terinspirasi dari realitas yang dialami oleh 1 dari 4 perempuan di Indonesia, SUAMIKU LUKAKU

hadir sebagai cerita tentang luka yang tidak selalu terlihat, tentang keberanian untuk bersuara,

dan tentang pentingnya dukungan lingkungan bagi korban kekerasan dalam relasi.

Original soundtrack “Aku Bangkit” yang dibawakan oleh Kris Dayanti dan ballad version-nya yang

dibawakan oleh Chae Yeon, penyanyi asal Korea Selatan, turut menjadi penguat emosi

perjalanan Amina tentang luka, keberanian, dan proses untuk bangkit.

Tonton film SUAMIKU LUKAKU di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026.

SINOPSIS

Suamiku Lukaku bercerita tentang Amina (Acha Septriasa), seorang ibu yang menjalani

kehidupan yang sulit, menikah dengan Irfan (Baim Wong), sosok yang terlihat baik di depan orang

lain, tapi menakutkan di dalam rumah. Saat kondisi anak mereka, Nadia (Azkya Mahira), semakin

memburuk dan nyawanya terancam, Amina harus bertahan dalam kekerasan dan ketakutan

setiap hari, tanpa ada yang benar-benar melihat penderitaannya. Ketika ia bertemu Zahra (Raline

Shah), seorang pengacara yang berani memperjuangkan hak perempuan, muncul harapan untuk

bebas. Tapi kebebasan selalu ada harganya. Di dunia di mana kebenaran harus dibayar mahal,

seberapa jauh seorang ibu akan berjuang demi anaknya.

Hashtag : #suamikulukaku #memecahkankesunyian

Instagram : @suamiku.lukaku

TikTok : @sinemart_movie

YouTube : @sinemartpictures

Website : https://www.sinemart.com


***

Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini

TAK KENAL MAKA TAARUF, Film yang menyampaikan banyak pesan moral bahwa mencari pasangan dengan cara di ridai Tuhan SWT