RAN, 20 Tahun Kemudian, RAN Kembali ke “Pandangan Pertama” Lewat Super Remake Music Video
20 Tahun Kemudian, RAN Kembali ke “Pandangan Pertama” Lewat Super Remake Music Video
Jakarta, 22 Mei 2026 -- Tahun 2026 menjadi perjalanan yang penuh makna bagi RAN.
Setelah sukses menggelar musikal “Pandangan Pertama” bersama Jakarta Movin dan
Seraya Live pada April lalu, perjalanan menuju 20 tahun berkarya yang akan dirayakan
November nanti kini kembali diperkuat lewat sebuah langkah yang terasa sangat
personal, merilis super remake music video “Pandangan Pertama” yang dibuat hampir
identik dengan versi aslinya pada tahun 2006.
Jika musikal “Pandangan Pertama” menjadi cara RAN merayakan perjalanan mereka
lewat panggung teater, maka remake music video ini adalah cara mereka kembali
menatap titik awal yang memulai semuanya.
Bagi RAN,
“Pandangan Pertama” bukan hanya lagu pertama. Lagu itu adalah fondasi.
Sebuah titik nol yang tanpa mereka sadari perlahan mengubah hidup tiga anak SMA
menjadi salah satu grup musik dengan perjalanan paling panjang di Indonesia.
Dan dua puluh tahun kemudian, mereka memutuskan untuk kembali ke sana.
“Kita nggak pernah benar-benar meninggalkan lagu ini,
” kata Nino.
“Semakin dewasa, kita
justru makin sadar kalau hidup kita berubah karena satu lagu ini. Yang dulu terasa
sederhana, sekarang rasanya sakral banget. Namun menariknya, music video “Pandangan Pertama” yang selama ini dikenal banyak
orang ternyata bukan diunggah dari akun YouTube resmi RAN sendiri.
Di era awal 2000-an, ketika YouTube bahkan belum menjadi platform utama seperti
sekarang, music video dibuat sebagai syarat agar lagu bisa tayang di televisi musik
nasional. RAN pun membuat video klip “Pandangan Pertama” untuk kebutuhan promosi
saat itu. Tapi ketika era digital mulai berubah dan YouTube menjadi rumah baru bagi
video musik, mereka justru lupa mengunggah video tersebut ke akun resmi mereka
sendiri.
Lucunya, video itu kemudian hidup sendiri di internet setelah diunggah oleh seseorang
yang bahkan sampai hari ini tidak pernah mereka kenal.
“Jadi selama bertahun-tahun orang nonton MV ‘Pandangan Pertama’ dari upload-an
orang random yang bahkan kita nggak tahu siapa,
” cerita Nino sambil tertawa.
“Dan
anehnya, itu justru jadi bagian dari sejarah lagu ini.
”
Karena itulah ketika memutuskan membuat ulang music video tersebut, RAN tidak ingin
membuat versi modern yang terlalu berbeda. Mereka justru ingin menghadirkan ulang
rasa yang sama. Hampir semua detail dibuat semirip mungkin dengan video klip aslinya
mulai dari wardrobe, styling, angle kamera, gestur, hingga tone visualnya.
“Kita benar-benar sampai nonton frame per frame video lama buat memastikan
semuanya terasa familiar,
” ujar Rayi.
“Ini bukan tentang memperbaiki masa lalu, tapi
menghormati awal yang membentuk kita.
”
Asta mengaku proses remake ini justru terasa lebih emosional dibanding yang mereka
perkirakan sebelumnya.
“Ada momen waktu syuting di mana kita tiba-tiba diem sendiri karena kayak ketemu versi
muda diri kita. Semua memori itu balik lagi,
” kata Asta.
“Dan ternyata setelah 20 tahun,
chemistry itu masih ada.
”
Di balik proses yang penuh detail tersebut, ada satu cerita kecil yang paling membuat
mereka tertawa selama syuting berlangsung.
Pada music video original tahun 2006, Nino ternyata memakai sepatu “Nike KW” karena
saat itu mereka belum punya banyak uang untuk kebutuhan styling video klip.
Dan ketika tim produksi mencoba mencari sepatu yang sama untuk kebutuhan remake
versi 2026, mereka akhirnya menemukan bahwa versi original sepatu tersebut memang
ada, hanya saja sangat langka dan sulit ditemukan hari ini.
“Pas kita cari lagi, ternyata ada versi originalnya, cuma susah banget dicari karena emang
udah langka,
” kata Nino sambil tertawa.
“Tapi lucunya, karena dulu gue pakainya yang
KW, akhirnya demi akurasi sejarah… gue beli yang KW lagi.
”
Meski dipenuhi cerita-cerita hangat dan nostalgia personal, remake “Pandangan
Pertama” tetap menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar mengulang masa lalu
Bagi RAN, ini adalah pengingat bahwa perjalanan mereka tidak pernah benar-benar
berhenti.
Setelah musikal yang sukses membawa “Pandangan Pertama” ke panggung teater,
remake music video ini menjadi langkah berikutnya menuju perayaan 20 tahun RAN pada
akhir tahun nanti.
“Kami nggak melihat ini sebagai comeback,
” tambah Nino.
“Karena buat kami, perjalanan
itu nggak pernah berhenti. Ini cuma kelanjutan dari langkah yang sudah dimulai sejak
‘Pandangan Pertama’
”
.
Dan seperti lagu yang terus menemukan pendengarnya selama dua dekade terakhir,
RAN pun percaya bahwa perjalanan mereka masih akan terus berlari.
“Dua puluh tahun bukan garis akhir,
” tutup Nino.
“Ini cuma pengingat kalau semuanya
dimulai dari satu pandangan pertama, dan sejak saat itu kita nggak pernah berhenti jalan
bareng.
”
Tentang RAN
RAN adalah grup musik asal Jakarta yang telah berkarya sejak 2006. Terdiri dari Rayi,
Asta, dan Nino, mereka dikenal lewat musik pop, R&B, soul, dan funk yang ringan di
telinga tapi dalam di rasa. Dengan formasi yang tidak pernah berubah sejak hari pertama,
RAN telah menemani dua generasi pendengar Indonesia melewati momen-momen
paling personal dalam hidup mereka dan di tahun 2026 ini, perjalanan itu memasuki
babak yang kedua puluh.
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana
Komentar
Posting Komentar