GARUDA DI DADAKU, Quinn Salman, OST Terbaru dari Film Animasi GARUDA DI DADAKU, Tentang Sahabat yang Selalu Percaya dan Menemani Perjalanan Mimpi Kita OST "Bersama Sang Garuda" sudah dapat didengarkan di semua platform musik online

"Bersama Sang Garuda" oleh Quinn Salman,

OST Terbaru dari Film Animasi GARUDA DI DADAKU, Tentang Sahabat yang Selalu Percaya dan Menemani Perjalanan Mimpi Kita

OST "Bersama Sang Garuda" sudah dapat didengarkan di semua platform musik online


Jakarta, 29 Mei 2026 — Kadang yang membuat kita terus berani mengejar mimpi bukan cuma

keberanian diri sendiri, tapi juga hadirnya sahabat dan orang-orang yang tetap percaya bahwa

kita bisa. Menjelang penayangan film animasi keluarga Garuda di Dadaku, BASE Entertainment

dan KAWI Animation hari ini resmi merilis original soundtrack (OST) terbaru berjudul “Bersama

Sang Garuda” yang dibawakan oleh Quinn Salman, pengisi suara karakter Naya di film ini.

Penuh semangat, hangat, dan emosional, lagu ini menjadi pengingat tentang arti persahabatan,

dukungan, dan perjalanan mengejar mimpi bersama.

“Bersama Sang Garuda” kini sudah dapat

didengarkan di seluruh platform musik digital.

Setelah menghadirkan nuansa megah dan penuh harapan lewat OST “Garuda di Dadaku” versi

Isyana Sarasvati, kali ini “Bersama Sang Garuda” membawa sisi yang lebih dekat, youthful, dan

penuh energi dari dunia Garuda di Dadaku. Dengan aransemen yang uplifting dan emosional,

lagu ini menjadi bagian dari perjalanan Putra, Naya, dan Gaga dalam menemukan keberanian

untuk terus melangkah bersama.

Lagu “Bersama Sang Garuda” terinspirasi dari jalinan persahabatan dalam film animasi Garuda

di Dadaku. Persahabatan antara karakter Naya dan Patriot Garuda serta perjalanan mereka

bersama Gaga, sosok Garuda kecil magis yang menjadi simbol harapan dan keberanian di film

ini. Melalui liriknya,

“Bersama Sang Garuda” menggambarkan bagaimana setiap kita

membutuhkan sahabat-sahabat yang dapat melihat dan percaya pada potensi kita untuk

menggapai mimpi, bahkan ketika kita sendiri kerap merasa ragu.

Bagi Quinn Salman, keterlibatannya dalam lagu ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan

dalam perjalanannya bermusik. Tidak hanya membawakan lagu, Quinn juga ikut terlibat

langsung dalam proses penulisannya bersama komposer Ifa Fachir dan Simhala Avadana.

“Lagu ini menjadi pengalaman pertama buat Quinn dalam banyak hal. Mulai dari eksplor warna

musik yang baru, ikut terlibat dalam proses penulisan lagu, sampai workshop bareng Kak Ifa

Fachir dan Kak Mhala yang dari kecil sudah Quinn kagumi banget. Proses workshop dan

penulisan lagu dilakukan kurang lebih selama enam jam di rumah Kak Ifa, dan serunya lagi,

demo lagu ini langsung dibuat di studio di hari yang sama,

” ujar Quinn Salman.Tidak hanya dari sisi musik, Quinn juga menghadirkan warna vokal yang berbeda dibanding

karya-karyanya sebelumnya. Dalam proses rekaman, Kamga sebagai vocal director membantu

membentuk karakter vokal yang lebih emosional dan penuh semangat untuk

merepresentasikan karakter Naya di film. Aransemen musik yang digarap Adrian Marthadinata

turut memperkuat nuansa emotional rock yang uplifting dan powerful, dipadukan dengan

sentuhan choir arahan Ifa Fachir dan Simhala Avadana yang menghadirkan rasa megah

sekaligus hangat dalam lagu ini.

“Buat Quinn, lagu ini terasa dekat banget dengan perasaan banyak anak-anak dan remaja yang

kadang takut gagal atau merasa nggak cukup baik untuk mengejar mimpi mereka. Lewat

‘Bersama Sang Garuda’

, Quinn ingin mengingatkan bahwa kita nggak harus berjalan sendirian,

karena selalu ada orang-orang yang percaya dan siap menemani perjalanan kita,

” ujar Quinn

Salman.

Sutradara Ronny Gani menjelaskan bahwa “Bersama Sang Garuda” menjadi representasi

penting dari hubungan antarkarakter di dalam film.

“Kalau lagu “Garuda di Dadaku” berbicara

tentang keberanian untuk bermimpi, maka “Bersama Sang Garuda” berbicara tentang siapa

saja yang menemani perjalanan itu. Film ini selalu tentang mimpi yang tidak diperjuangkan

sendirian. Ada sahabat, keluarga, dan orang-orang yang memilih untuk tetap percaya kepada

kita, bahkan saat kita mulai meragukan diri sendiri,

” ujar Ronny Gani.

Film animasi keluarga Garuda di Dadaku mengisahkan Putra (Keanu Azka), anak laki-laki

berusia 13 tahun dengan mimpi besar menjadi pemain tim nasional Indonesia. Saat kegagalan

dan rasa takut membuatnya hampir menyerah, kehadiran Gaga (Kristo Immanuel)

membawanya pada perjalanan untuk menemukan kembali keberanian dan keyakinan pada

dirinya sendiri, ditemani oleh Naya (Quinn Salman) dan teman-teman yang selalu

mendukungnya.

Diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, dengan

naskah yang ditulis oleh Sofia Lo bersama Makbul Mubarak, Garuda di Dadaku menjadi

interpretasi animasi baru dari IP legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn yang

telah lama hidup di hati keluarga Indonesia.

Garuda di Dadaku merupakan produksi BASE Entertainment dan KAWI Animation, dengan

ko-produksi bersama Robot Playground Media, serta kolaborasi dengan Springboard, BolaLob,

AHHA Production, BRD Studio, Dasun Pictures, PK Films, Barunson E&A, IFI Sinema, dan

Arendi. Film ini didukung oleh Singapore Film Commission serta bekerja sama dengan brand

partners Pilus Garuda, Indomilk Kids, dan Chiki.

Dengarkan OST “Bersama Sang Garuda” di seluruh platform musik digital, dan nantikan film

animasi keluarga Garuda di Dadaku tayang mulai 11 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia,

menjadi pilihan tontonan keluarga di libur sekolah tahun ini.

#GarudaDiDadaku

#BeraniBermimpi

Judul Lagu : Bersama Sang Garuda

Artist : Quinn SalmanAlbum : Bersama Sang Garuda (Original Soundtrack from Garuda

Di Dadaku)

Pencipta Lagu : Ifa Fachir, Simhala Avadana, Quinn Salman

Publisher : Sony Music Publishing Indonesia/Massive Music

Entertainment

Arranged & Produced By : Ifa Fachir, Adrian Martadinata

Mixing & Mastering : Dimas Pradipta

Recording Arranger : Ifa Fachir, Adrian Martadinata

Copyright : BASE Entertainment

Akun Resmi:

Instagram: @base.id | @garudadidadaku.film

TikTok: @base.id | @garudadidadaku.film

YouTube: BASE Entertainment Indonesia | @BASEIndonesia


Tentang BASE Entertainment

BASE Entertainment adalah studio produksi terkemuka di Asia Tenggara dengan kantor di

Indonesia dan Singapura, didirikan oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, Tanya Yuson,

dan Ben Soebiakto. Spesialis dalam produksi film dan serial berkualitas tinggi untuk penonton

global, studio ini berkolaborasi dengan talenta-talenta kreatif terbaik untuk menghadirkan cerita

dari Asia ke dunia, termasuk Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) karya Joko Anwar yang

tayang perdana di 2020 Sundance Film Festival dan membawa piala terbanyak di Festival Film

Indonesia di tahun yang sama, Gadis Kretek (Cigarette Girl) serial orisinal Indonesia Netflix

pertama yang masuk ke daftar Top 10 Global Netflix, serial animasi orisinal Netflix Asia Tenggara

pertama Trese, serta Petualangan Sherina 2 (Sherina’s Adventure 2) yang memecahkan rekor box

office di Indonesia. Dengan komitmen kuat pada inovasi cerita, BASE Entertainment terus

mengembangkan produksi-produksi berkualitas yang menjembatani narasi regional dengan daya

tarik global.

Tentang KAWI Animation

KAWI Animation adalah studio pengembangan IP animasi yang berbasis di Jakarta, dengan tim

talenta terbaik Indonesia yang memiliki spesialisasi di bidang Character Designs, Environment

Concepts, Narrative & Story development, dan 3D RnD. Sebagai bagian dari ekosistem BASE

Entertainment, studio film terkemuka Asia Tenggara yang didirikan oleh Shanty Harmayn, Ben

Soebiakto, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, KAWI Animation berkolaborasi dengan

berbagai kreator dan studio untuk mengembangkan IP berkualitas yang siap diproduksi menjadi

karya animasi. Dukungan dari BASE Entertainment yang telah memproduksi karya-karya sepertiserial orisinal Indonesia Netflix Gadis Kretek (Cigarette Girl) dan serial animasi orisinal Netflix

Trese, COMEDY ISLAND Indonesia & Filipina di Prime Video, serta film Perempuan Tanah

Jahanam (Impetigore), memperkuat posisi KAWI Animation sebagai pengembang IP animasi

terdepan di Indonesia yang menghubungkan talenta lokal dengan standar produksi internasional.

***

Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini

TAK KENAL MAKA TAARUF, Film yang menyampaikan banyak pesan moral bahwa mencari pasangan dengan cara di ridai Tuhan SWT