DOSA: PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN, Produksi perdana dari HAS Pictures dan HAS Creative di layar lebar yang menyusung genre Horor yang berbeda dan paket komplit (Drama, Horor, Gore dan Slasher


Jakarta, 9 Mei 2026
-- HAS Pictures dan HAS Creative Launching Trailer dan Poster
DOSA: PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN 
A Film By Sondang Pratama

Dihadiri Oleh
• Reza Aditya (Produser)
• Irish Bella (Eksekutif Produser)
• Sondang Pratama (Sutradara)
• Irsyadillah
• Jennifer Eve
• Revaldo
• Dominique Sanda

DOSA: PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN 
11 Juni 2026 di Bioskop. Setelah namanya di kenal melalu kanal youtube HAS PICTURES mengambil langkah awalnya di layar lebar dengan merilis Film perdananya berjudul DOSA PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN dimana awal ide ceritanya dari Zaman Covid berlangsung pada masanya. Dimana ketika semua orang tidak bisa bertemu dengan Orang Tuanya karena jauh dan menimbulkan rasa kekhawatiran banyak orang meninggal. Di Film Dosa ini akan memberikan contoh contoh dosa yang pernah kita lakukan setelah nonton film ini berbakti lagi kepada kedua orangtuanya serta mesra lagi menjalani hubungan suami istri dan keluarga. DOSA PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN  Kehadiran jajaran aktor berbakat seperti Ratu Sofya, Irsyadillah, Revaldo Fifaldi Surya Permana, Jennifer Eve, hingga aktris senior Dominique Sanda semakin memperkuat bobot dramatis dari film yang diproduseri oleh Reza Aditya ini. Irish Bella, yang bertindak sebagai Produser Eksekutif HAS Production, menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah media refleksi diri bagi setiap orang yang menontonnya di layar lebar nanti.  “Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ungkap Irish Bella mengenai pesan moral yang tersirat di balik setiap adegan brutal tersebut. Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa pemilihan narasi pembuka yang berfokus pada konflik domestik merupakan strategi sengaja untuk membangun keterikatan emosional sebelum penonton dihempaskan ke dalam horor yang lebih dalam. Melalui pendekatan ini, film tersebut berusaha membedakan dirinya dari genre serupa dengan mengedepankan ketegangan yang dibangun secara perlahan namun mematikan melalui karakter-karakter yang memiliki dimensi moral yang abu-abu. Itu sebabnya trailer ini dibuka dengan drama yang sangat familiar di masyarakat, antara mertua dan menantu. Karena secara psikologis konflik itu mudah dipahami penonton,” ujar Sondang Pratama saat memberikan keterangan mengenai visi kreatifnya

Sinopsis DOSA PENEBUSAN ATAU PENGAMPUNAN 

Ketika pasangan suami istri muda, Bima yang diperankan oleh Riza Irsyadillah dan Ersya yang dimainkan oleh Ratu Sofya, memutuskan untuk melakukan perjalanan keluar kota demi sebuah urusan mendesak. Meskipun rencana tersebut terlihat biasa, suasana berubah menjadi tegang ketika Nungki, ibu dari Bima yang diperankan oleh Dominique Sanda, merasakan firasat buruk yang sangat kuat dan melarang keras anak serta menantunya untuk berangkat pada hari itu. Ketegangan antara menantu dan mertua ini mencapai puncaknya ketika restu sang ibu dianggap sebagai angin lalu oleh pasangan tersebut yang sudah dibutakan oleh kepentingan pribadi mereka.Ketidaksabaran Ersya terhadap kekhawatiran ibu mertuanya mendorongnya melakukan tindakan nekat dengan mencekoki Nungki menggunakan obat tidur agar mereka bisa menyelinap pergi tanpa hambatan. Perbuatan ini menjadi simbol awal dari serangkaian kesalahan moral yang nantinya harus mereka bayar dengan harga yang sangat mahal di tengah perjalanan mereka. Pengabaian terhadap nasihat orang tua ini menciptakan dasar konflik yang kuat, menggambarkan betapa egoisme seringkali menjadi pembuka jalan bagi tragedi yang tidak terduga dalam kehidupan rumah tangga. Suasana perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi mencekam ketika mobil yang dikendarai Bima memasuki wilayah perbukitan yang sunyi dan berkabut tebal. Di jalur yang sempit dan berbahaya tersebut, nasib mempertemukan mereka dengan Nanang, seorang sopir truk ugal-ugalan yang diperankan oleh Revaldo, yang mengakibatkan kecelakaan hebat hingga menghancurkan kendaraan mereka. Insiden traumatis di jalanan sunyi ini menjadi titik balik di mana kenyataan mulai bergeser menjadi sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Dalam kondisi terluka parah dan terisolasi dari peradaban, Bima dan Ersya terpaksa mencari perlindungan di sebuah bangunan tua yang berdiri kokoh di tengah kesunyian perbukitan, yang ternyata adalah sebuah hotel tua misterius. Kedatangan mereka disambut oleh seorang resepsionis bernama Sheren, diperankan oleh Jennifer Eve, yang menunjukkan sikap dingin dan perilaku yang sangat tidak lazim bagi seorang pelayan jasa penginapan. Atmosfer hotel yang lembap dan minim cahaya seketika memberikan rasa tidak nyaman yang mendalam, membuat pasangan ini merasa bahwa mereka tidak benar-benar sendirian di tempat tersebut. Malam yang seharusnya menjadi waktu untuk memulihkan diri justru berubah menjadi serangkaian teror yang mengaburkan batas antara realitas fisik dan mimpi buruk yang menyeramkan. Bima mulai menyadari bahwa hotel tersebut bukanlah tempat perlindungan, melainkan sebuah jebakan yang telah dirancang untuk mengonfrontasi mereka dengan bayang-bayang masa lalu yang berusaha mereka lupakan. Setiap sudut ruangan seolah-olah memiliki mata yang mengawasi, dan suara-suara aneh mulai terdengar dari balik dinding-dinding yang sudah rapuh dimakan usia. 

***

Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERTARUHAN THE SERIES 3, Banyak bintang baru yang terlibat di series ini

TAK KENAL MAKA TAARUF, Film yang menyampaikan banyak pesan moral bahwa mencari pasangan dengan cara di ridai Tuhan SWT

DUSUN MAYIT, Kisah nyata dari thread Jeropoint yang terjadi di Gunung Werilang