CHILDREN OF HEAVEN, KARYA TERBARU MD PICTURES DENGAN SUTRADARA HANUNG BRAMANTYO YANG menghadirkan kisah keluarga sederhana penuh emosi, pengorbanan, dan hubungan kemanusiaan yang kuat. FILM YANG LAYAK DI MOMEN LEBARAN IDUL ADHA 27 MEI 2026 DI BIOSKOP
Jakarta, 16 Mei 2026 -- MD Pictures menggelar Gala Premiere CHILDREN OF HEAVEN
A Film By Hanung Bramantyo
Berlokasi di Epicentrum XXI
Dihadiri Oleh
• Manooj Punjabi (Produser)
• Hanung Bramantyo (Sutradara)
• Andri Mashadi
• Humaira
• Jared Ali
• Faradina Mufti
Dan masih banyak cast Lainnya
CHILDREN OF HEAVEN
27 MEI 2026
Gantian Sepatu di Bioskop. Siapa yang tak kenal dengan Hanung Bramantyo yang selalu membuat film yang membekas sesudah nontonnya bukan di Genre Drama Romance, Drama Religi, Drama Keluarga maupun Horor, terbukti karya terbaru dari Hanung Bramantyo yanb berjudul CHILDREN OF HEAVEN. Film Children of Heaven versi Indonesia menjadi salah satu film yang layak dinantikan pada momen libur Lebaran Idul Adha 2026. Film keluarga ini menampilkan cerita kemiskinan dari sudut pandang penuh perjuangan. Diproduksi oleh rumah produksi MD Pictures, film Children of Heaven dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai 27 Mei 2026. Film ini menghadirkan kisah keluarga sederhana yang penuh emosi, pengorbanan, dan hubungan kemanusiaan yang kuat. CHILDREN OF HEAVEN bukan sekedar drama keluarga hasil remake biasa. Diadaptasi dari karya sineas Iran Majid Majidi, termasuk film box office dan sempat masuk nominasi Oscar kategori Best Foreign Language Film pada 1998. CHILDREN OF HEAVEN Versi Indonesia tetap mempertahankan cerita dari aslinya. Namun dikemas lebih dekat dengan budaya lokal dan kebudayaan masyarakat Indonesia.
SINOPSIS CHILDREN OF HEAVEN
Film Children of Heaven mengikuti kisah Ali dan Zahra, dua kakak beradik dari keluarga sederhana yang hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Konflik bermula ketika sepatu sekolah Zahra tanpa sengaja dihilangkan oleh Ali. Tak mau membebani orang tua mereka yang sudah sangat kesusahan untuk sekadar menyambung hidup, keduanya sepakat memakai sepatu secara bergantian saat pergi ke sekolah. Kebetulan jam sekolah Ali dan Zahra berbeda. Konflik dari film ini cukup sederhana tentang sepatu, namun justru hidup menjadi kekuatan utama dalam film. Para penonton diajak untuk menyelami perjuangan dua anak kecil yang berusaha menjaga harga diri di tengah himpitan ekonomi keluarga. Children of Heaven mengambil setting era 1980-an, dan berhasil dihadirkan dengan rasa cukup kuat- autentik. Setting waktu tersebut membuat konflik tentang sepatu sekolah terasa lebih relevan dan emosional. Apalagi pada waktu itu, sepatu bukan kebutuhan biasa, namun seperti barang mewah bagi banyak keluarga yang berada di ambang batas kemiskinan
***
Redaksi Media : KOBOY MOVIE THEATER
Instagram : @koboymovietheater
Website : koboymovietheater.blogspot.com
Email : koboymovietheater@gmail.com
Reporter : Kusuma Lesmana
Komentar
Posting Komentar