SEKAWAN LIMO 2: GUNUNG KLAWIH, merilis Official Poster dan Official Trailer setelah 3 tahun pendakian Gunung Madyopuro
Film Komedi Horor SEKAWAN LIMO Melanjutkan
Kisahnya di Gunung Klawih Setelah 3 Tahun
Pendakian Gunung Madyopuro Berlalu
Jakarta, 20 April 2026 – Film komedi horor persembahan Starvision dan Skak Studios, SEKAWAN LIMO yang memperoleh 2.508.008 penonton di tahun 2024, akan melanjutkan kisahnya dalam SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, dan tayang di Bioskop mulai 27 Mei 2026, kolaborasi terbaru Produser Chand Parwez Servia bersama Sutradara Bayu Skak. Tiga tahun sejak pendakian ke Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni merayakan ulang tahun Angel putri Andrew, mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan! Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang ke dunia demit! Melalui Official Trailer Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, ditampilkan cuplikan perjalanan kehidupan Bagas, Lenny, Dicky, Andrew dan Juna setelah pendakian Madyopuro, hingga ada kejadian yang mengancam nyawa keluarga Andrew, dan mereka harus pergi ke Gunung Klawih untuk menghilangkan kutukan dari pesugihan. Selain Bayu Skak, Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, juga didukung oleh para personil YOWIS BEN yang turut berperan bersama dengan deretan pemain lainnya, di antaranya: Joshua
Suherman, Brandon Salim, Tutus Thomson, Devina Aureel, Jihane Almira, Elsa Japasal,
Cak Kartolo, Ning Tini, Audya Ananta, Ellea Candice, Cak Ukil, Ferry Salim, Gisella
Anastasia, Marwoto, Devina Aureel, Andy Sugar, Irene Suwandi, Sanusi, Eunike Unik,
Irwan Pramujito, Yongki Setyabudi, Furry Setya, Dayu Wijanto, Leona Zhen, Zoe
Levana, Stanley Hao, dan lain-lain. Chand Parwez Servia selaku produser menyampaikan, “Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih mengangkat tema yang nyata dan sangat menarik untuk disaksikan bersama keluarga. Sajian komedi horor yang segar pada SEKAWAN LIMO pertama semakin dikembangkan di SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, karaker 5 sekawan menjadi representasi kita untuk hidup berdampingan, dan selalu bersama dalam menghadapi permasalahan yang hadir seberat apapun itu.”“SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih menghadirkan cerita dan karakter yang lebih
berkembang dan dewasa dari SEKAWAN LIMO pertama, Gunung Klawih di ambil dari Gunung Kawi yang ada di Jawa Timur, dengan stigma masyarakat bahwa Gunung tersebut sering dijadikan tempat mencari pesugihan untuk kekayaan duniawi. Film ini mengingatkan kita untuk “ojo golek dalan pintas” atau jangan mencari jalan pintas dalam hidup.” Bayu Skak selaku Sutradara sekaligus pemain menambahkan. “Di Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih ini, baik cerita, karakter yang diperankan, dan komedi yang dibawakan oleh semua karakter melalui proses pengembangan yang panjang agar ada kebaruan. Film ini mengingatkan saya untuk terus menikmati semua proses yang harus dijalani, meskipun rintangan silih berganti, tetap ojo golek dalan pintas.” Ungkap pemeran Arjuna (Juna), Benidictus Siregar. “SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih ini tentang cinta, keluarga dan persahabatan. Karakter Andrew memberi saya pelajaran bahwa dalam hidup kita harus memperjuangkan cinta untuk pasangan yang sudah kita pilih, bertanggung jawab terhadap keluarga, dan menjaga persahabatan yang kita punya.” Indra Pramujito menambahkan. Nantikan Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan tayang di Bioskop mulai 27 Mei 2o26.
Sinopsis
Tiga tahun sejak pendakian ke Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin
erat. Ketika mereka reuni merayakan ulang tahun Angel putri Andrew, mereka
menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan! Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang
ke dunia demit!
Pemain & Tim Produksi
Bayu Skak Bagas
Nadya Arina Lenni
Benidictus Siregar Juna
Indra Pramujito Andrew
Firza Valaza Dicky
Jihane Almira Aruna
Elsa Japasal Kina
Joshua Suherman Wisang
Cak Kartolo Dukun Kartolo
Ning Tini Mbah UtiAudya Ananta Michelle
Ellea Candice Angel
Cak Ukil Cak Ukil
Ferry Salim Om Lim
Gisella Anastasia Yu Chen
Marwoto Dukun Ranto
Devina Aureel Carrisa
Brandon Salim Thomas Richard
Tutus Thomson Ndaru
Andy Sugar Rudy Alexander
Irene Suwandi Elsa
Sanusi Warga Pasar
Eunike Unik Wening
Irwan Pramujito Ko Hendi
Yongki Setyabudi Papa Johan
Rensia Sanvira Mama Nathalia
Furry Setya Paijo
Dayu Wijanto Oma Linda
Leona Zhen Penyanyi
Zoe Levana Han Yui
Stanley Hao Jun Ping
Produksi Starvision
Skak Studios
Produser Chand Parwez Servia
Riza
Mithu Nisar
Sutradara Bayu Skak
Produser Eksekutif Reza Servia
Amrit Dido Servia
Raza Servia
Produser Lini Rini Atmodjo
Penulis Skenario Nona Ica
Pengarah Artistik Mai Harizon
Penata Kamera Adrian Sugiono
Penyunting Gambar Wawan I. Wibowo
Jalu Swandaru
Penata Suara Aditya Trisnawan
Perekam Suara Hasanudin Bugo
Penata Musik Mikhael Alpha Beltsazar
Penata Warna Chressandy Rorimpandey
Penata VFX & Grafis Dalang Digital Studio
Penata Rias & Efek Clarista Christie
Penata Busana Jeanne Elizabeth Fam
Penata Peran Arief Havidz
Hafshoh Mubarak
Komedi Konsultan Joshua Suherman
Perancang Poster Alvin HarizOST Yue Liang Dai Biao Wo De Xin (The
Moon Represents My Heart) - Josaphat
Children Choir
Wang Shi Zhi Neng Hui Wei (The Past
Can Only Be Remembered) - Leona Zhen
Gusti, Matur Nuwun - Bayu Skak
Gandolane Ati - Yowis Ben
Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh
dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam
membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri
sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten
menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton
Indonesia.
Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar,
menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film
nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara
mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif
sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office
yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede,
172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, Sekawan Limo, dan Dua
Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam
menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna-
meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun
kolaborator di industri perfilman Indonesia.
Social Media & Kontak
Instagram : @SekawanLimo dan @Starvisionplus
TikTok : @StarvisionOfficial
***
Komentar
Posting Komentar