CROCODILE TEARS, Rilis Trailer ungkap lapisan konflik yang lebih intens
Trailer Crocodile Tears Ungkap Lapisan Konflik yang Lebih Intens Jelang Tayang 7 Mei 2026
Jakarta, 10 April 2026 -- Film panjang debut sutradara Tumpal Tampubolon, Crocodile Tears
jelang penayangannya di bioskop Indonesia pada 7 Mei 2026 ini, hari ini merilis final trailer yang
memperlihatkan emosi drama yang intens di antara tiga karakter utamanya. Jika melalui trailer
sebelumnya dibuka dengan adegan keseharian Johan dan Mama yang mulai terusik oleh
kehadiran Arumi, melalui final trailer ini, Crocodile Tears membawa penonton masuk lebih jauh
ke dalam relasi yang kompleks di antara ketiganya.
Final trailer dibuka dengan hubungan romantis Johan (Yusuf Mahardika) dan Arumi (Zulfa
Maharani) diiringi suara lirih Arumi yang menyanyikan lagu Benci untuk Mencinta. Kedekatan
yang memicu perubahan dalam relasi Johan dengan Mama (Marissa Anita). Ketegangan yang
sebelumnya terasa samar kini berkembang menjadi konflik emosional yang lebih terbuka.
Melalui potongan adegan yang semakin intens, Crocodile Tears mengangkat tema tentang
dinamika antara ibu, anak, dan menantu, serta figur “mertua” yang dominan, dibingkai dalam
sebuah drama keluarga yang menegangkan, dimana batas antara kasih sayang tulus menjadi
semakin kabur dan terasa manipulatif.
Sejak karya-karya pendeknya, sutradara Tumpal Tampubolon dikenal dengan kejeliannya
dalam menggarap film drama dimana emosi para karakter dan relasi di antara mereka
terbangun perlahan namun konsisten, sehingga penonton terbawa masuk ke dalam dinamika
yang dialami karakternya. Dan dalam setiap karyanya pula, Tumpal selalu memberikan twist
yang mengejutkan. Pendekatan yang sama dihadirkan Tumpal dalam Crocodile Tears. Dan final
trailer ini menjadi gambaran awal dari bagaimana film ini akan membawa penonton pada
perjalanan emosional yang tidak hanya intim, tetapi juga penuh kejutan.
Dibintangi oleh Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani, Crocodile Tears
menghadirkan kisah tentang hubungan keluarga yang berubah menjadi ruang penuh tekanan,
ketika cinta dan bakti tidak lagi berjalan beriringan. Dengan balutan realisme magis dan teror
psikologis, film ini menawarkan pengalaman menonton yang intens sekaligus menggugah.
Film Crocodile Tears diproduksi oleh Talamedia bekerja sama dengan Acrobates Films, Giraffe
Pictures, Poetik Films, dan 2Pilots Filmproduction, serta didukung oleh Kementerian
Kebudayaan Republik Indonesia dan E-Motion Entertainment. Ikuti akun media sosial resmi
Talamedia untuk informasi terbaru mengenai film Crocodile Tears.
Hashtag : #crocodiletears
Instagram : @talamedia
_
co
Twitter/X : @talamedia
_
co
TikTok : @talamedia
_
co
YouTube : @talamedia
_
co
Website : talamedia.co
Production : Talamedia & E-Motion Entertainment
Co-Production : Acrobates Films
Poetik Films
Giraffe Pictures
2Pilots Filmproduction
International Sales & Festivals : Cercamon
Casts : Yusuf Mahardika (Johan)
Marissa Anita (Mama)
Zulfa Maharani (Arumi)
Director : Tumpal Tampubolon
Writer : Tumpal Tampubolon
Producer : Mandy Marahimin
Co-Producers : Claire Lajoumard
Anthony Chen
Christophe Lafont
Harry Flöter
Jörg Siepmann
Teoh Yi Peng
Executive Producers : Arnold J. Limasnax
Lianto Winata Vachon
Tjen Foeng Fa
Kevin Danudoro
Cinematographer : Teck Siang Lim
Production Designer : Jafar
Art Director : Guntur Mupak
Costume : Hagai Pakan
Make-up : Cherry Wirawan
Agustin Puji
Sound : Roman Dymny
Bruno Ehlinger
Romain Ozanne
Music : Kin Leonn
Editor : Jasmine Ng Kin Kia
Kelvin Nugroho
Poster & Logo : Evan Wijaya
Photo Poster : Robin Budidharma
***
Komentar
Posting Komentar