SUZZANNA: SANTET DOSA DIATAS DOSA, Totalitas Luna Maya Patut diacungi Jempol terbukti setelah nonton Film ini di Gala Premiere banyak yang tepuk tangan dan Standing Ovation
Jakarta, 14 Maret 2026 -- Soraya Intercine Films menggelar Press Screening dan Press Conference
SUZZANNA: SANTET DOSA DIATAS DOSA
A Film By Azhar Kinoi Lubiz
Berlokasi di Plaza Senayan XXI
Dihadiri Oleh
1. Sunil Soraya (Produser)
2. Azhar Kinoi Lubis (Sutradara)
3. Luna Maya
4. Reza Rahadian
5. Clift Sangra
6. Iwa K
7. Andy /rif
8. Budi Bima
9. Adi Bing slamet
10. Ence Bagus
11. Azis Gagap
12. Nunung
13. Nai Djenar Maesa Ayu
14. El Manik
15. Yati Surachman
SUZZANNA: SANTET DOSA DIATAS DOSA tayang
18 Maret 2026 di Bioskop mengisi momen Lebaran bersama Keluarga. Luna Maya untuk ketiga kalinya tampil sebagai Suzzana. Kali ini, projek dengan lawan main Reza Rahadian, berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film Suzzanna: Dosa di Atas Dosa menceritakan, perempuan bernama Suzzanna yang tinggal di Desa Karang Setan. Ayahnya (El Manik meninggal dunia karena disantet Bisman (Clift Sangra). Kesedihan makin melanda saat sang ibu, (Yani Surachman) juga sakit-sakitan dan akhirnya wafat. Suzzanna yang tidak terima dengan hal itu, membalaskan dendam kepada Bisman. Namun di tengah perjalanan pembalasan dendam ini, ia bertemu pemuda baik hati, Pramuja. Guna membalaskan dendam, Suzzanna belajar ilmu santet. Satu persatu, orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan sang ayah, mati mengenaskan. Kisah dari film ini, nyatanya bukan hanya berkutat pada santet dan balas dendam. Akan ada unsur komedi yang hadir dari Ence Bagus, Adi Bing Slamet hingga Aziz Gagap. Selain itu, perlawanan atas ketidakadilan pun tak luput menjadi cerita menarik yang hadir jelang akhir film. Saat menyaksikan film ini, anda mungkin saja akan terpukau dengan totalitas seorang Luna Maya menjadi sang legenda, Suzzanna. Mulai dari wajah, hingga mimik dan gerak-gerik, seolah benar-benar menggambarkan dirinya adalah Suzzanna, sang legenda horor di era 80-an. Untuk bisa mirip seperti Suzzanna, Luna Maya melakukan persiapan yang panjang. Dimulai dari make up selama empat jam untuk bisa menyamakan wajah dengan istri Clift Sangra tersebut. Bicara soal gestur, Luna Maya menerangkan, film ketiganya ini bukan lagi menjadi ajang protes, 'kok nggak mirip'. Aku merasa bahwa memang sudah waktunya bukan Suzanna ini mirip-miripan lagi. 'Harus sama', 'Oh kok enggak mirip?', 'Kok ini?', 'Kok beda?'. Nggak," kata Luna Maya dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 14 Maret 2026. "Sudah waktunya penonton enjoy dengan filmnya, dengan warna baru yang ditampilkan oleh siapapun yang berada di dalamnya," imbuhnya. Seperti ucapan Luna Maya, saya yang menyaksikan film Suzzanna: Dosa di Atas Dosa, sangat menikmatinya.

Komentar
Posting Komentar