DAYANG WINGIT: JUMAT KLIWON, sebuah film mengangkat nilai budaya Jawa (Gamelan, Wayang dan Simbol simbol mistik)
DAYANG WINGIT: JUMAT KLIWON MENGANGKAT NILAI BUDAYA JAWA (GAMELAN, WAYANG DAN SIMBOL SIMBOL MISTIK) DAN FIRST TIME NATHALIE HOLSCHER TERLIBAT DI FILM HOROR
DAYANG WINGIT: JUMAT KLIWON
A Film By Agus Riyanto
Berlokasi di Plaza Senayan XXI
Di hadiri oleh
• Agus Riyanto (Sutradara)
• Celine Evangelista
• Fajar Nugra
• Nathalie Holscher
Dan masih banyak cast lainnya
Perfilman Indonesia kembali diguncang dengan peluncuran resmi film horor fenomenal “Danyang Wingit Jumat Kliwon”. sukses menarik perhatian publik dan insan perfilman Tanah Air. Tak hanya sekadar film horor, karya garapan Khanza Film Entertainment ini menggabungkan ketegangan mistik dengan filosofi budaya Jawa yang sarat makna spiritual. Deretan bintang papan atas hadir memeriahkan peluncuran tersebut, di antaranya Celine Evangelista, Fajar Nugra, Whani Darmawan, Djenar Maesa Ayu, dan Nathalie Holscher. Turut mendampingi para pemain, sutradara sekaligus produser Agus Riyanto, produser Aripat, serta duo associate produser Renaldy dan Gian Luigi. Acara ini juga menjadi momentum promosi besar-besaran di media sosial melalui akun resmi Instagram dan TikTok @filmdanyangwingit, yang langsung diserbu warganet setelah trailer dirilis perdana.
SINOPSIS DAYANG WINGIT: JUMAT KLIWON
Film “Danyang Wingit Jumat Kliwon” mengangkat kisah kelam seorang dalang sakti bernama Ki Mangun Suroto (Whani Darmawan) yang terobsesi akan kekuasaan abadi. Demi mencapai ambisinya, ia melakukan ritual terlarang dengan tumbal manusia. Celine Evangelista memerankan Citra, keponakan Mbok Ning (Djenar Maesa Ayu), seorang sinden muda yang tanpa sadar dijadikan tumbal terakhir dalam ritual tersebut. Ketegangan memuncak ketika Citra mulai diteror makhluk halus dan berusaha menguak rahasia gelap di padepokan bersama Bara (Fajar Nugra).
Sutradara Agus Riyanto menegaskan bahwa “Danyang Wingit Jumat Kliwon” bukan hanya menawarkan kengerian visual, tetapi juga pesan moral dan spiritual yang dalam. “Kami ingin mengangkat nilai budaya Jawa, gamelan, wayang, dan simbol-simbol mistik sebagai pengingat bahwa kekuatan gaib tak seharusnya disalahgunakan,” jelasnya. Nuansa tradisional yang kental dipadukan dengan sinematografi modern menjadikan film ini terasa magis sekaligus relevan. Dengan dukungan para aktor ternama, riset budaya mendalam, serta sinematografi memukau, “Danyang Wingit Jumat Kliwon” diprediksi menjadi film horor Indonesia paling ditunggu pada akhir tahun 2025. Film ini siap tayang serentak di seluruh bioskop mulai 20 November 2025, dan diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah perfilman horor Tanah Air melalui kekuatan cerita dan sentuhan budaya yang otentik.
***


Komentar
Posting Komentar